h1

Beban Dibayar Dimuka

Maret 29, 2009

Beban Dibayar Dimuka

Pengeluaran uang untuk suatu barang dan jasa yang akan digunakan atau memberi manfaat di masa mendatang dapat digolongkan dalam beban dibayar dimuka (prepaid expense). Karena, manfaat dari barang dan jasa tersebut baru akan diperoleh di mendatang, maka dari itu harus disajikan sebagai aktiva. Beban dibayar dimuka disebabkan karena tidak semua beban dibayar pada saat yang sama dengan diterimanya menfaat. Perbedaan waktu antara saat membayar dan saat manfaat tersebut diterima juga tidak akan muncul apabila perusahaan tidak membagi dan melaporkan kegiatan ekonomisnya dalam periode akuntansi tertentu. Beberapa pos yang termasuk dalam kategori beban dibayar dimuka adalah sebagai berikut: sewa dibayar dimuka, asuransi dibayar dimuka dan lain-lain.

Beban dibayar dimuka pada akhirnya akan dialokasikan sebagai beban dalam suatu periode. Disamping pengeluaran yang harus dicatat sebagai beban dibayar dimuka, terdapat juga pengeluaran yang dimasukkan sebagai uang muka atas perolehan suatu aktiva. Pengeluaran yang demikian itu biasanya diklasifikasi sebagai uang muka (advances). Beban dibayar dimuka dan uang muka kadang-kadang secara bersama-sama disebut juga dengan pembayaran dimuka (prepayment). Dalam literatur Indonesia pembayaran dimuka disebut juga dengan pos-pos transitoris aktif. Dalam hal ini, arus uang (pengeluaran) terjadi lebih dahulu dibandingkan dengan manfaat yang diterima.

Pencatatan beban dibayar dimuka

Pencatatan beban dibayar dimuka dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

a) Mula-mula dicatat dalam akun aktiva

Apabila pencatatan mula-mula dicatat ke dalam akun aktiva, maka pada akhir tahun (atau pada saat tertentu), bagian dari aktiva yang sudah terpakai tersebut perlu dibuatkan jurnal penyesuaian ke akun beban. Cara pencatatan ini, tidak memerlukan jurnal balik pada awal periode berikutnya.

b) .Mula-mula dicatat dalam akun beban

Apabila pencatatan mula-mula dicatat dalam akun beban, maka pada akhir tahun (atau pada saat-saat tertentu), bagian dari beban yang manfaatnya masih akan diterima di masa mendatang, perlu dibuatkan jurnal penyesuaian ke akun aktiva. Cara pencatatan ini memerlukan jurnal balik pada awal periode berikutnya.

Jurnal penyesuaian untuk beban dibayar dimuka pada hakikatnya adalah untuk mengalokasikan bagian yang sudah mendatangkan manfaat dalam tahun berjalan, sehingga harus dibebankan dalam laporan laba rugi, dan bagian yang akan mendatangkan manfaat dimasa mendatang, harus disajikan sebagai aktiva. Hal ini berlaku baik untuk pencatatan yang pertama maupun yang kedua

Disadur dari beberapa sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: