h1

PERSEDIAAN

Maret 29, 2009

PERSEDIAAN

A. Pengertian Persediaan

Persediaan adalah barang-barang yang dimiliki perusahaan pada tanggal tertentu dengan tujuan untuk dijual secara langsung atau melalui proses produksi di dalam siklus normal kegiatan perusahaan.Pemilikan persediaan bertujuan untuk dijual atau dikonsumsi dalam memproduksi barang atau jasa yang kemudian dijual di dalam siklus kegiatan normal perusahaan.

Bentuk dan elemen persediaan

Bentuk dan elemen persediaan umumnya tergantung karakteristik perusahaan, yaitu;

  1. Peruahaan dagang memiliki elemen persediaan berupa persediaan barang dagang, yaitu barang dagangan yang dimiliki perusahaan atau belum dijual pada saat atau tanggal tertentu.
  2. Perusahaan manufaktur memiliki elemen persediaan sbb;
    1. Persediaan produk selesai, yaitu produk selesai yang dimiliki perusahaan atau belum dijual pada tanggal tertentu.
    2. Persediaan produk dalam proses, yaitu produk dalam proses yang dimiliki perusahaan pada tanggal tertentu.
    3. Persediaan bahan atau disebut dengan persdiaan barang mentah, yaitu meliputi bahan baku dan bahan penolong yang dimiliki perusahaan atau belum dimasukkan di dalam pengolahan produk pada tanggal tertentu.

Masalah yang mungkin timbul pada akhir periode dalam rangka penentuan persediaan

  1. Barang dalam perjalanan, yaitu barang yang pada akhir periode akuntansi masih dalam perjalanan dari penjualan ke pembeli.
  2. Barang konsinyasi, yaitu barang yang di titip kepada pihak lain dengan tujuan untuk dijualkan, pihak lain yang menjualkan tersebut akan memperoleh komisi dari barang yang telah berhasil dia jualkan.
  3. Barang telah dipisahkan, dalam hal ini di gunakan istilah perjanjian jual-beli, yaitu untuk menjawab masalah apakah barang yang sudah dipisahkan untuk dikirim tersebut merupakan persediaan bagi penjual atau persediaan bagi pembeli.
  4. Penjualan bersyarat dan penjualan angsuran, hal ini sering digunakan untuk barang-barang yang harganya relatif tinggi, dengan tujuan agar volume penjualan dapat ditingkatkan.

B. Perencanaan Dan Pengendalian Persediaan

Tujuan perencanaan dan pengendalian persediaan yang dilakukan oleh manajemen, yaitu;

  1. Memaksimalkan laba perusahaan dengan jalan meminimalkan biaya yang berhubungan dengan persediaan, tanpa mengganggu kegiatan penjualan atau produksi.
  2. Menyelenggarakan pengendalian yang mencukupi atas persediaan yang dimiliki perusahaan.

Perencanaan yang tepat atas persediaan, yaitu;

  1. Perencanaan atas kuantitas barang dagangan atau produk yang akan dijual di dalam periode akuntansi tetentu.
  2. Perencanaan atas barang dagangan atau bahan yang akan dibeli di dalam periode akuntansi tertentu.
  3. Perencanaan kuantitas barang dagangan atau bahan yang akan dibeli setiap kali diadakan pembelian.
  4. Perencanaan saat atau kapan pemesanan barang dagangan atau bahan akan dilakukan.
  5. Perencanaan kuantitas maksimal dan minimal persediaan.

Beberapa teknik pengendalian pesediaan yang dapat digunakan oleh perusahaan, yaitu;

  1. Pembagian tugas fungsional di dalam organisasi yang berhubungan dengan persediaan secara tepat.
  2. pengawasan selektif atas persediaan dengan rancangan ABC.
  3. Pengawasan persediaan yang dijual atau dipakai melalui standar.
  4. Pengawasan perrsediaan menggunakan perputaran persediaan.

Perencanaan dan pengendalian persediaan, khususnya untuk persediaan barang dagangan yang dimiliki oleh perusahaan dagang;

  1. Perencanaan atas kuantitas barang dagangan yang akan dijual

Untuk periode akuntansi yang akan berjalan, perusahaan dagang haus menyusun budget atau anggaran penjualan yang menunjukkan jenis barang dagangan yang akan dijual pada setiap bulan beserta kuantitasnya masing-masing.

  1. Perncanaan atas kuantitas barang dagangan yang akan dibeli didalam periode akuntansi tertentu

Besarnya kuantitas barang dagangan yang akan dibeli di dalam periode akuntansi tertentu adalah sebesar kuantitas barang dagangan yang direncanakan atau dianggarkan untuk dijual ditambah persediaan barang dagangan akhir periode yang direncanakan dikurangi kuantitas persediaan barang dagangan awal periode.

  1. Perencanaan kuanttas barang dagangan yang akan dibeli setiap kali diadakan pembelian.

Bertujuan agar barang dagangan yang dibeli dapat mencukupi atau tidak mengganggu kelancaran penjualan tetapi juga biaya yang paling ekonomis.

  1. Perencanaan saat atau kapan pemesanan barang dagangan dilakukan.

Bertujuan agar tidak mengganggu kelancaran penjualan barang dagangan karena kekosongan persediaan.

  1. Perencanaan kuantitas maksimal dan minimal persediaan.

Tujuan perencanaan titik minimal persediaan adalah untuk menjaga agar jangan sampai terjadi gangguan penjualan karena kehabisan persediaan. Tujuan perencanaan titik maksimal adalah untuk menjaga agar jangan sampai terjadi persediaan yang berlebihan.

C. Penentuan Harga Pokok Persediaan

Persedian mempengaruhi kewajaran laporan keuangan yang meliputi laporan laba-rugi, laporan perubahan modal ( laba ditahan ), dan neraca.

Agar dapat menentukan harga pokok barang dagangan yang dijual dan persediaan dengan relative tepat an teliti;

  1. Metode akuntansi persediaan
    1. Metode persediaan phisik; digunakan oleh perusahaan yang relative kecil dimana phisik persediaan masih memungkinkan diawasisecara langsung oleh manajemen perusahaan.
    2. Metode persediaan perpetual; sering disebut dengan metode persediaan abadi, atau metode persediaan terus menerus, atau metode persediaan kekal, atau metode abadi.
  2. Metode aliran harga pokok persediaan
    1. Metode Identifikasi khusus; menentukan aliran harga pokok persediaan yang dijual atau dipakai sesuai dengan aliran phisik perseiaan.
    2. Metode perpetual identifikasi khusus; mutasi persediaan ditampung dalam kartu persediaan yang diselenggarakan untuk setiap jenis barang dagangan yang dimiliki perusahaan.
  3. Menyusun laporan laba rugi
    1. Perhitungan harga pokok penjualan dan persediaan akhir
    2. Jurnal transaksi
    3. Menyusun laporan laba-rugi

Disadur dari beberapa sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: